
PENANAMAN SERENTAK PADI LAHAN KERING DI KAMPUNG SWENTAB - JAYAPURA, PAPUA
Kementerian Pertanian kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaksanakan Penanaman Serentak padi gogo yang dilaksanakan secara hybrid di 17 provinsi; berpusat di Desa Cikawung, Indramayu, Jawa Barat (04/02). Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering dengan menerapkan sistem agroforestri berbasis tanaman serbaguna (Multipurpose Tree Species/MPTS) guna meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan masyarakat.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi peran KLHK dalam mendorong produksi pangan berbasis agroforestri dan menegaskan bahwa sinergi antara sektor kehutanan dan pertanian menjadi strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa sistem agroforestri terus dikembangkan melalui penanaman padi gogo yang ditargetkan mencapai 1,1 juta hektar di seluruh Indonesia.
BSIP Papua turut hadir dalam acara Penanaman Serentak Agroforestri Pangan di lahan kering milik Kelompok Tani Yamastrong seluas 2 hektare, berlokasi di kampung Swentab, Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Varietas yang ditanam adalah Inpari 13 Fortiz yang memiliki toleran kekeringan pada fase vegetative, kaya kandungan Zink 34 ppm dan protein 9,83%. Ditanam dengan pola tanam jajar legowo.
Kegiatan Penanaman Serentak ini dihadiri oleh PJ Bupati Kab. Jayapura Dr. Ir. Semuel Siriwa, Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Matheus P. Koibur, S.Pt., M.M., Plt Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura Delila Giay, Kepala Distrik Kemtuk, Sutriman, SP., Kepala Kampung Swentab, Forkomida Kabupaten Jayapura, Penyuluh BPP Besum dan Kelompok Tani Yamasrong.